TGB Diduga Terima Gratifikasi Divestasi Newmont Nusa Tenggara | Liputan 24 Nusa Tenggara Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

TGB Diduga Terima Gratifikasi Divestasi Newmont Nusa Tenggara

Posted by On 10:41 AM

TGB Diduga Terima Gratifikasi Divestasi Newmont Nusa Tenggara

TGB Diduga Terima Gratifikasi Divestasi Newmont Nusa Tenggara Reporter:

M Rosseno Aji

Editor:

Endri Kurniawati

Senin, 17 September 2018 13:37 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) meluncurkan buku sekaligus penggalangan dana untuk Lombok di Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) meluncurkan buku sekaligus penggalangan dana untuk Lombok di Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan korupsi yang dilakukan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dalam kasus divestasi Newmont Nusa Tenggara. TGB diduga menerima aliran dana divestasi periode 2009-2013.

Menggandeng Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK), KPK menemukan dugaan aliran dana dari PT Recapital Asset Management ke rekening Bank Syariah Mandiri milik TGB senilai Rp1,15 miliar pada 2010. KPK menduga uang itu berkaitan dengan pembelian 24 persen saham hasil divestasi Newmont oleh PT Multi Daerah Bersaing pada November 2009.

Baca:
Elektabilitas TGB Diprediksi Naik setelah ...
TGB: Saya Dukung Jokowi Dua Periode Sejak ...

PT Multi Daerah Bersaing merupakan kongsi perusahaan daerah PT Daerah Maju Bersaing dan PT Multi Capital. PT Daerah Maju Bersaing didirikan pemerintah Daerah NTB serta Kabupat en Sumbawa dan Sumbawa Barat, tempat tambang emas Newmont. Sedangkan PT Multi Capital anak usaha PT Bumi Resources, Grup Bakrie. Adapun Recapital Asset Management, lembaga yang diduga mengalirkan duit ke TGB, perusahaan pengelola investasi Grup Bakrie.

Aliran dana dari Recapital Asset Management merupakan salah satu hal yang ditanyakan penyelidik KPK saat memeriksa Zainul di rumah dinasnya pada pertengahan Mei 2018. Penyelidik menanyai TGB dengan 20 pertanyaan mengenai keputusan divestasi, penjualan saham serta aliran dana ke rekening pribadinya. “Salah satu pertanyaan tentang aliran dana dari PT Recapital Asset Management ke rekening Bank Syariah Mandiri saya,” kata TGB menceritakan materi pemeriksaannya, kepada Tempo, Jumat, 14 September 2018.

Baca: TGB Minta Perbedaan Pilihan Politik Tidak ...

Kepada penyelidik KPK, Zainul mengatakan duit itu pinjaman dari Rosan Roeslani, pemilik Recapital, untuk kebutuhan pesantrennya, Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan, di NTB. Ia mengatakan dana itu tidak ada kaitannya dengan divestasi saham. “Itu pinjaman yang sudah saya bayar,” kata TGB.

LINDA TRIANITA | RUSMAN PARAQBUEQ | ANTON APRIANTO

Lihat Juga


Terkait
  • Video Zumi Zola di Bandara Jadi Viral, Ini Kata Pengacara

    Video Zumi Zola di Bandara Jadi Viral, Ini Kata Pengacara

    13 jam lalu
  • Sidang Zumi Zola, Jaksa Hadirkan Saksi dari Dinas PUPR Jambi

    Sidang Zumi Zola, Jaksa Hadirkan Saksi dari Dinas PUPR Jambi

    14 jam lalu
  • LIPI dan KPK Akan Luncurkan Sistem Integritas Partai Politik

    LIPI dan KPK Akan Luncurkan Sistem Integritas Partai Politik

    2 hari lalu
  • Kata KPK    Soal Putusan MA Bolehkan Eks Napi Korupsi Jadi Caleg

    Kata KPK Soal Putusan MA Bolehkan Eks Napi Korupsi Jadi Caleg

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Ijtima Ulama II Sepakat Dukung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019

    Ijtima Ulama II Sepakat Dukung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019

    6 jam lalu
  • Ridwan Kamil Ikat Pejabatnya dengan Pakta Integritas

    Ridwan Kamil Ikat Pejabatnya dengan Pakta Integritas

    6 jam lalu
  • Sikap Ustad Yusuf Mansur soal Hasil Ijtima Ulama 2

    Sikap Ustad Yusuf Mansur soal Hasil Ijtima Ulama 2

    7 jam lalu
  • Dua Kali Mangkir, Dirut Pertamina Akhirnya Penuhi Pemeriksaan KPK

    Dua Kali Mangkir, Dirut Pertamina Akhirnya Penuhi Pemeriksaan KPK

    8 jam lalu
  • Foto
  • 5 Kapal Nelayan di Pekalongan Ludes Terbakar

    5 Kapal Nelayan di Pekalongan Ludes Terbakar

    1 jam lalu
  • Foto Hari Ini, HUT Partai Demokrat hingga Nasdem Vs Rizal Ramli

    Foto Hari Ini, HUT Partai Demokrat hingga Nasdem Vs Rizal Ramli

    2 jam lalu
  • KPK Hari Ini, Pemeriksaan Bos Pertamina hingga Wahid Husein

    KPK Hari Ini, Pemeriksaan Bos Pertamina hingga Wahid Husein

    3 jam lalu
  • Menteri Kesehatan Bahas Defisit BPJS Bersama Komisi IX DPR

    Menteri Kesehatan Bahas Defisit BPJS Bersama Komisi IX DPR

    6 jam lalu
  • Video
  • TGB Diduga Terima Gratifikasi Divestasi Newmont Nusa Tenggara

    TGB Diduga Terima Gratifikasi Divestasi Newmont Nusa Tenggara

    7 jam lalu
  • Ijtima Ulama II Sepakat Dukung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019

    Ijtima Ulama II Sepakat Dukung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019

    8 jam lalu
  • Profesi PNS Masih Diminati, Ini Buktinya

    Profesi PNS Masih Diminati, Ini Buktinya

    15 jam lalu
  • Kekeringan di Wi   layah Indonesia

    Kekeringan di Wilayah Indonesia

    1 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    TGB Diduga Terima Gratifikasi, Ini Duit Keluar-Masuk Rekeningnya

  • 2

    Ijtima Ulama 2, Begini Kata Sandiaga Soal Janji Pulangkan Rizieq

  • 3

    Badan Koordinasi Mubaligh Minta Ali Mochtar Ngabalin Minta Maaf

  • 4

    Sikap Ustad Yusuf Mansur soal Hasil Ijtima Ulama 2

  • 5

    Dua Kali Mangkir, Dirut Pertamina Akhirnya Penuhi Pemeriksaan KPK

  • Fokus
  • Ijtima Ulama 2 dan Kekhawatiran Agama Jadi Komoditas Politik

    Ijtima Ulama 2 dan Kekhawatiran Agama Jadi Komoditas Politik

  • Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Korupsi Dinilai Melanggar UU MK

    Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Korupsi Dinilai Melanggar UU MK

  • Utang BPJS dan 'Obat' Untuk Jeritan Rumah Sakit di Jakarta

    Utang BPJS dan 'Obat' Untuk Jeritan Rumah Sakit di Jakarta

  • Pembangunan Kampung Susun Bukit Duri Ditunda karena Masalah Lahan

    Pembangunan Kampung Susun Bukit Duri Ditunda karena Masalah Lahan

  • Terkini
  • SBY: Asia Sentinel Akan Kita Kejar Hingga ke Ujung Dunia

    SBY: Asia Sentinel Akan Kita Kejar Hingga ke Ujung Dunia

    19 menit lalu
  • Zumi Zola Akui Keterangan Saksi soal Uang Ketuk Palu Sesuai Fakta

    Zumi Zola Akui Keterangan Saksi soal Uang Ketuk Palu Sesuai Fakta

    4 jam lalu
  • Mengakhiri M   asa Jabatan Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi Minta Maaf

    Mengakhiri Masa Jabatan Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi Minta Maaf

    5 jam lalu
  • Ladeni Nasdem, Rizal Ramli Didukung 720 Pengacara Sukarela

    Ladeni Nasdem, Rizal Ramli Didukung 720 Pengacara Sukarela

    5 jam lalu
  • PBNU Tolak Politisasi Mimbar Dakwah dalam Ijtima Ulama 2

    PBNU Tolak Politisasi Mimbar Dakwah dalam Ijtima Ulama 2

    5 jam lalu
  • Tjahjo Kumolo: KPU Harus Taati Putusan MA    soal Caleg Eks Koruptor

    Tjahjo Kumolo: KPU Harus Taati Putusan MA soal Caleg Eks Koruptor

    6 jam lalu
  • Polri Tegaskan Prabowo Tak Bisa Intervensi Kasus Rizieq Shihab

    Polri Tegaskan Prabowo Tak Bisa Intervensi Kasus Rizieq Shihab

    7 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.

    Sumber: Berita Nusa Tenggara Timur

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »