GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali, Jokowi: Akan Saya ...

Pimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali, Jokowi: Akan Saya ...

Gempa di Lombok Pimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali, Jokowi: Akan Saya Pantau Terus Di hadapan sekira 2.250 relawan dari berbagai unsur, Presiden mengatakan…

Pimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali, Jokowi: Akan Saya ...

Gempa di Lombok

Pimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali, Jokowi: Akan Saya Pantau Terus

Di hadapan sekira 2.250 relawan dari berbagai unsur, Presiden mengatakan saat ini mulai masuk ke tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi kembali NTB

Pimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali, Jokowi: Akan Saya Pantau TerusBiro Pers Setpres/KrisPresiden Joko Widodo saat memberikan arahannya di hadapan sekira 2.250 relawan dalam Apel Siaga NTB Bangun Kembali di Lapangan Bola Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (3/9/2018)

TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK - Saat memberikan arahannya dalam Apel Siaga NTB Bangu n Kembali di Lapangan Bola Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Presiden Joko Widodo mengatakan tahapan tanggap darurat telah berlalu.

Di hadapan sekira 2.250 relawan dari berbagai unsur, Presiden mengatakan saat ini mulai masuk ke tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi kembali NTB.

Baca: Jokowi akan Pantau Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi Agar NTB Segera Normal Lagi

Adapun tahapan pertama yang ingin dikerjakan adalah yang berkaitan dengan fasilitas publik seperti pasar, puskesmas, sekolah, serta masjid dan musala.

"Kemarin saya melihat beberapa sudah mulai dikerjakan yang dikomandani oleh Kementerian PU," kata Presiden dalam keterangan pers Biro Pers Istana Kepresidenan, Senin (3/9/2018).

Seperti diketahui, kemarin Presiden telah menyerahkan bantuan secara langsung untuk rekonstruksi rumah masyarakat baik yang rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan sebanyak 5.293 rumah.

"Semuanya memang perlu dilihat di lapangan, diverifikasi. Untuk dipastikan bahwa memang bantuan itu harus diberikan memerlukan waktu. Oleh sebab itu kemarin baru 5.293 (rumah)," lanjutnya.

Kepala Negara pun berpesan kepada para relawan agar membantu masyarakat dalam membangun kembali rumahnya. Presiden mengarahkan agar rumah yang dibangun nantinya merupakan rumah yang tahan gempa.

"Karena kita tahu di NTB ini adalah masuk dalam ring of fire, masuk dalam lingkaran cincin api, yang kita tahu tahun 1979 di sini pernah terjadi gempa besar juga," ucapnya.

Oleh sebab itu, lanjut Presiden, dalam pembangunan rumah kembali masyarakat akan didampingi dan dikawal oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dibantu oleh insinyur-insinyur muda dan mahasiswa-mahasiswa teknik.

Sehingga, masyarakat diarahkan untuk membangun rumah yang tahan gempa, yang memakai konstruksi anti gempa.

Halaman sel anjutnya 123
Penulis: Seno Tri Sulistiyono Editor: Imanuel Nicolas Manafe Ikuti kami di Video Viral Pesta Pernikahan Diobrak-abrik Mantan hingga Pengantin Pria Pingsan, Begini Faktanya Sumber: Berita Nusa Tenggara Timur

No comments