GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gubernur NTB: Jangan sampai karena beda capres hilang ...

Gubernur NTB: Jangan sampai karena beda capres hilang ...

Merdeka > Politik …

Gubernur NTB: Jangan sampai karena beda capres hilang ...

Merdeka > Politik Gubernur NTB: Jangan sampai karena beda capres hilang kehangatan saudara Senin, 24 September 2018 03:04 Reporter : Randy Ferdi Firdaus Gubernur NTB Zulkieflimansah. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah mengajak seluruh eleman masyarakat untuk melaksanakan pesta demokrasi Pilpres 2019 dengan s antai, biasa-biasa saja dan menyenangkan. Seperti halnya pesta demokrasi pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang berlangsung sukses dan lancar.

BERITA TERKAIT
  • Deklarasi dukung Jokowi-Maruf, relawan JoSmart target 60 persen suara di Banten
  • Berkaca dari Pilgub, Sandiaga minta didoakan kiai NU DKI di Pilpres
  • Kampanye damai Pemilu 2019, Sulsel tak ingin kembali masuk kategori zona rawan

Bahkan, ia mengaku belum pernah menyaksikan pesta demokrasi yang aman, damai dan sukses seperti yang diadakan di NTB.

Ia mengemukakan itu saat bersama jajaran KPUD dan seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) mengikuti Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Umum Serentak 2019 bertajuk Indonesia Menolak Hoaks, Politisasi SARA dan Politik Uang di Tugu Bumi Gora, Kota Mataram, Minggu (23/9).

Zulkieflimansyah, mengatakan salah satu anomali zaman modern adalah manusia lebih susah menemukan sahabat sejati.

"Jangan sampai karena beda partai, beda calon, kita kehilangan kehangatan sebagai saudara," ucap Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu, dikutip dari Antara.

"Luar biasa KPUD kita. Mudah-mudahan kita bisa memaknai ini dengan hal yang positif," ujar Gubernur seraya menyampaikan terima kasih kepada jajaran KPUD dan seluruh panitia pelaksana kegiatan.

Doktor Zul merasa optimistis, apapun partainya, siapapun calonnya, Insya Allah NTB yang indah nyaman dan menyenangkan bagi semua, dapat segera terwujud.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi NTB, Lalu Aksar Anshori, menjelaskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 merupakan modal kuat untuk Pemilu 2019.

NTB katanya telah sukses menyelenggarakan pemilu dengan mulus, lancar, aman dan tidak ada gugatan dari masyarakat dan para calon.

"Nikmati pemilu ini dengan suka cita, riang gembira, memperbanyak silaturrahim dan menjauhkan semua hal yang menimbulkan permusuhan, ke retakan sesama masyarakat," ujarnya mengajak.

Pemilu lanjutnya, justru untuk melembagakan perbedaan yang dimulai dari komitmen bersama. "Tidak hanya sekadar omongan," tegasnya.

Deklarasi kampanye damai pemilu serentak 2019, dibacakan serentak oleh perwakilan partai dan calon anggota DPD RI. Usai acara seremonial, Gubernur beserta FKPD Provinsi NTB, memberi cap lima jari sebagai tanda deklarasi kampanye damai Pemilu 2019, diikuti dengan pelepasan burung merpati. [rnd]

Baca Juga:
Kapok diprovokasi, Sandiaga ingin format debat capres-cawapres diganti seminarSekjen PKB: Ketua Kadin dan HIPMI masuk Timses Jokowi-Ma'rufDana awal kampanye Jokowi Rp 11 M, Sandiaga sedih cuma punya Rp 2 MDatangi Warung Upnormal, Sandiaga diserbu emak-emak minta foto barengSambil main gitar, Sandiaga nyanyi lagu #2019GantiPresidenBerkaca dari Pilgub, Sandiaga minta didoakan kiai NU DKI di PilpresPrabowo: Kita tidak mau dibohongi lagi
Topik berita Terkait:
  1. Pilpres 2019
  2. PKS
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Hari Perdamaian Internasional momentum jaga persatuan dan kesatuan bangsa

  • Langkah Kemenko PMK lakukan revolusi mental di sungai Citarum

  • Kemenko PMK berkomitmen serius kawal kemajuan rehab-rekon di NTB

Rekomendasi

Sumber: Berita Nusa Tenggara Timur

No comments