GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Waduh! Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan TTS Banyak ...

Waduh! Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan TTS Banyak ...

Waduh! Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan TTS Banyak Terjadi di Kebun dan Hutan Pihak yang menangani masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan menjelaskan soal iniJuma…

Waduh! Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan TTS Banyak ...

Waduh! Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan TTS Banyak Terjadi di Kebun dan Hutan

Pihak yang menangani masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan menjelaskan soal ini

Waduh! Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan TTS Banyak Terjadi di Kebun dan HutanPos Kupang/Novemy LeoKordinasi Devisi pendampingan dan pemberdayaan perempuan dan anak korban kekerasan Sanggar Suara Perempuan (SSP) SoE, Sarci Maukari, bersama peserta, Jumat (15/12/2017)

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM | SOE - Kasus kekerasan terhadap perempuan (KtP) di Kabupaten TTS banyak terjadi di Kebun warga dan hutan.

Demikian, Kordinasi Devisi Pendampingan dan Pemberdayaan Pere mpuan dan Anak Korban Kekerasan Sanggar Suara Perempuan (SSP) SoE, Sarci Maukari, Jumat (15/12/217) di aula SSP SoE.

"Sepanjang tahun 2017 ini kasus KtP banyak terjadi di kebun, hutan, dalam rumah pelaku, dalam rumah korban, di kandang babi, di belakang rumah, di rumah kosong dan di jalan umum," kata Sarci, dalam catatan akhir tahun pendampingan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Catatan akhir tahun yang mengambil teman gerakan bersama penghapusan segala bentuk kekerasan seksual ini dengan moderator Deby Dhoeka.

Kegiatan ini dihadiri oleh pihak RSUD SoE, Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi, dinas P dan K, Dinas Pendudukan dan catatan sipil. Hadir juga segenap staf SSP SoE.

Menurut Sarci, tahun 2017 ini SSP mendapingi sekitar 123 kasus kekerasan dan sebanyak 64 kasus adalah kasus kekerasan seksual. (*)

Penulis: omdsmy_novemy_leo Editor: marsel_ali Sumber: Pos Kupang Ikuti kami di Inilah 5 Fakta Mutilasi SPG Cantik di Karawang, Korban Dibunuh karena Terus-terusan Minta Mobil Sumber: Google News | Liputan 24 Soe

No comments