GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Realitas dan Keputusan Pemilih dalam Pilkada di NTT

Realitas dan Keputusan Pemilih dalam Pilkada di NTT

Realitas dan Keputusan Pemilih dalam Pilkada di NTT Provinsi NTTakan melaksanakan pilgub maupun pemilihan bupati dan wakil bupati di 10 kabupatenMinggu, 17 Desember 2017 03:14I…

Realitas dan Keputusan Pemilih dalam Pilkada di NTT

Realitas dan Keputusan Pemilih dalam Pilkada di NTT

Provinsi NTTakan melaksanakan pilgub maupun pemilihan bupati dan wakil bupati di 10 kabupaten

Realitas dan Keputusan Pemilih dalam Pilkada di NTTISTIMEWAFeliks Hatam

Oleh: Feliks Hatam

Tenaga Kependidikan STKIP St. Paulus Ruteng

PEMILIHAN kepala daerah (Pilkada) selalu menjadi tema yang menarik dibahas dan dibicarakan di kalangan masyarakat saat ini, baik di tingkat Provinsi NusaTenggara Timur yang akan melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur maupun di 10 kabupaten di NTT yang akan melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati, yakni Kabupate n Sikka, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Sumba Barat Daya.

Berbagai baliho dan poster dengan tagline masing-masing telah dipajang di mana-mana. Promosi, mencari koalisi, negosiasi dan sosialisasi adalah hal yang menarik di penghujung tahun 2017. Walau masa kampanye yang dijadwalkan oleh KPU baru dilaksanakan pada tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018, suasana pilkada dan konsep pembangunan setiap bakal calon selalu menjadi perbincangan hangat pada semua lapisan masyarakat. Secara kasat mata, kita dapat melihat meningkatnya animo masyarakat dalam menentukan arah daerahnya lima tahun mendatang.

NTT Saat Ini

Pesta demokrasi yang serentak dijadwalkan pada pekan terakhir Juni 2018 diikuti oleh 171 daerah di Indonesia, termasuk di dalamnya adalah Provinsi NTT dan 10 kabupaten di NTT. Ha ri di mana seluruh rakyat menentukan pilihan untuk membawa dirinya pada kesejahteraan, keadilan dan keharmonisan. Oleh karena itu, penting bagi kita saat ini untuk tidak hanya membicarakan keunggulan atau kelemahan semua putra terbaik NTT yang akan tampil pada pemilihan tahun 2018, tetapi juga mengetahui persoalan-persoalan pelik di daerah kita masing-masing.

Suara sebagai hak pilih dilahirkan dari sikap kristis, rahasia dan rasional menunjukkan martabat rakyat yang adalah hak paten demokrasi. Pemberian hak suara melalui pencoblosan menunjukkan tingginya martabat rakyat dengan terus mencari tahu dan mengkritisi beragam persoalan yang sedang melilit wilayah ini, tidak mudah terprovokasi dan tahan rayuan politik uang yang mengikis daya kiritis dan merendahkan martabat manusia.

Tidak bermaksud mengabaikan persoalan lain, berikut ini penulis memaparkan bebarapa persoalan untuk mendukung sikap kritis pemilih dan merangsang daya analisis kita.

Pertama, NT T sedang berada dalam konflik ekologis. Sadar atau tidak wilayah NTT sangat potensial untuk pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata. Namun kekayaan ini belum dapat dikembangkan secara maksimal.

Ironisnya, kekayaan-kekayaan itu semakin terkikis tanpa ada isi yang dapat dimiliki seluruh masyarakat. Pada tahun 2011, misalnya, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) menunjukkan selama 20 tahun terakhir kerusakan hutan mencapai 15.163,65 Ha dari potensi hutan dan lahan seluas 2.109.496,76 Ha atau 44,55 persen dari luas wilayah daratan NTT yang mencapai 47.349,9 km2 (Pos Kupang, Kamis, 30/6/ 2011).

Halaman selanjutnya 123
Editor: agustinus_sape Ikuti kami di Terkuak! Bukan Karena Mobil, Surat Terakhir SPG Cantik yang Dimutilasi Suami Jadi Ja waban Sumber: Google News | Liputan 24 Kupang

No comments