GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pemkab Sumba Timur Rugi Jika Investasi PT.MSM Bubar

Pemkab Sumba Timur Rugi Jika Investasi PT.MSM Bubar

Pemkab Sumba Timur Rugi Jika Investasi PT.MSM Bubar Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora menjelaskan hal ini terkait dengan investasi PT MSM di daerah ituJumat, 15 Desember 201…

Pemkab Sumba Timur Rugi Jika Investasi PT.MSM Bubar

Pemkab Sumba Timur Rugi Jika Investasi PT.MSM Bubar

Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora menjelaskan hal ini terkait dengan investasi PT MSM di daerah itu

Pemkab Sumba Timur Rugi Jika Investasi PT.MSM BubarPos Kupang/Robert RopoBupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora ketika dikonfirmasi Pos Kupang di ruang kerjanya, Jumat (15/12/2017) mengatakan, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumba Timur menghargai apa yang disampaikan para pendemo oleh masyarakat adat 12 marga di kecamatan Uma Lulu dan kecamatan Rindi yang menolak kehadiran PT.MSM untuk membuka lahan perkebunan tebu, Rabu (13/12/2017) tersebut sebab mereka menyampaikan aspirasi.

Namun, kata Gidion, terkait dengan persoalan itu, Pemkab Sumba Timur juga bertindak sesuai dengan aturan yang ada yang memberikan ijin investasi dari perusahaan tebu milik PT. Muria Sumba Manis (MSM) tersebut.

Bupati Gidion juga menjelaskan, keterlibatan PT.MSM yang melakukan investasi di Sumba Timur mencapai sekitar 1 triliun lebih.

Nilai iventasi dari PT.MSM itu merupakan yang terbesar untuk kabupaten Sumba Timur.

"Pokoknya, yang terbesar sudah investasi dari PT.MSM ini dan sudah memperkerjakan karyawan lokal sekitar 2.000 lebih saat ini," ungkap Gidion.

Bupati Gidion juga mengatakan, jika PT.MSM tidak mau melakukan investasi lagi di Sumba Timur maka kerugian besar bagi Pemerintah dan seluruh masyarakat Sumba Timur, sebab Pemda Sumba Timur sampai dengan saat ini belum mampu menciptakan lapangan pekerjaan sebesar PT.MSM.

"Paling investasi yang dilakukan Pemda Sum ba Timur hanya menghasilkan barang-barang publik seperti sekolah, air bersih, jembatan, irigasi dan lain sebagainya dan orang bekerja paling lama 2 sampai 3 bulan saja, setelah itu kembali menganggur," kata Gidion.

Gidion mengatakan, Pemda sangat membutuhkan investasi besar seperti PT.MSM tersebut yang bekerja dengan jangka waktu yang cukup lama.

"Bisa 30 tahun investasi dan bisa juga diperpanjang lagi, maka orang bekerja cukup lama," ungkap Gidion.

Gidion juga mengatakan, kehadiran PT.MSM tersebut dapat mengurangi pengangguran di Sumba Timur.

"Kalau kita tolak investasi besar tersebut, kita mau kasih makan apa orang yang nganggur atau yang mencari pekerjaan," ungkap Gidion.

Bupati Gidion juga memuji PT.MSM dimana bukit dan padang yang berbatuan juga pihak PT.MSM bisa memecahkan batu tersebut menjadi humus dengan menggunakan peralatan canggih. "Pemda tentu tidak mau menyusahkan rakyat",ungkap Gidion. (*)

Penulis: Robert Ropo Editor: marsel_ali Sumber: Pos Kupang Ikuti kami di Inilah 5 Fakta Mutilasi SPG Cantik di Karawang, Korban Dibunuh karena Terus-terusan Minta Mobil Sumber: Google News | Liputan 24 Waingapu

No comments