Masyarakat Adat Lukuwalu Menerima Kehadiran PT.MSM | Liputan 24 Nusa Tenggara Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Masyarakat Adat Lukuwalu Menerima Kehadiran PT.MSM

Posted by On 9:34 PM

Masyarakat Adat Lukuwalu Menerima Kehadiran PT.MSM

Berita Sumba

Masyarakat Adat Lukuwalu Menerima Kehadiran PT.MSM

pihaknya dalam ritual saat itu juga mengundang PT. Muria Sumba Manis (MSM), investor dalam bidang perkebunan tebu dan jarak (Castrol).

Masyarakat Adat Lukuwalu Menerima Kehadiran PT.MSMPOS KUPANG/ROBERT ROPO-Masyarakat adat Lukuwalu sedang menggelar ritual adat.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU--Masyarakat hukum adat Luku Walu Praing Patawang, di kecamatan Kangahu Eti kabupaten Sumba Timur, melaksanakan ritual Puru La Pahomba Katuada Njara.

Ritual tersebut berlansung di Desa Kataka, Kecamatan setempat, Minggu (17/12/2017).

Ritu al yang dipimpin oleh Ma Uratu (ketua Adat) Umbu Pura Pating yang dihadiri ratusan warga dari berbagai marga, dan tidak hanya berasal dari Desa Kataka namun juga warga dari sejumlah marga terkait lainnya diantaranya marga Lamuru, Wiki, Mbarapapa, Matolang, Watupelitu, Pahada, Maradawitu, Matalu, Nday Dipi, Lebakaruku, Matawu, Mbaradita dan marga Nipa.

Tokoh Adat, Umbu Nai Ndawa ketika dihubungi Pos Kupang.Com, melalui telepon, Kamis (21/12/2017) menjelaskan, ritual tersebut wajib tiap tahun digelar, dan tujuan dari ritual ini adalah untuk memohon kepada leluhur menyampaikan kepada Tuhan untuk memberi curah hujan yang baik, rumput dan sumber air yang memadai bagi ternak, juga hasil panen yang baik dan tanaman serta warga dijauhkan dari hama dan penyakit serta bala bencana.

Umbu Nai Ndawa juga mengatakan, pihaknya dalam ritual saat itu juga mengundang PT. Muria Sumba Manis (MSM), investor dalam bidang perkebunan tebu dan jarak (Castrol).

Menurut Umbu Nai Ndawa, ke hadiran pihak MSM itu menjadi bukti dicapainya kesepahaman antara marga Luku Walu dan pihak PT.MSM dimana Kesehapahamnya, pihak Lukuwalu terbuka akan hadirnya investor asalkan investor tetap menghormati adat dan tradisi budaya warga dan tidak merusak situs serta cagar budaya yang diwariskan turun temurun oleh leluhur mereka.

Umbu Nai Ndawa mengatakan, masyarakat hukum adat Lukuwalu menyambut baik investasi berupa pembukaan lahan tebu oleh PT.MSM di tanah ulayat mereka hal itu merupakan bagian dari reformasi ulayat.

Reformasi ulayat yang dicanangkan masyarakat adat Lukuwalu tersebut, Jelas Umbu Nai Ndawa untuk menganjak semua pihak bahwa investasi itu tidak harus sesuatu yang merusak atau suatu yang harus ditolak, sebab kehadiran investasi oleh PT.MSM tersebut kedepanya memberikan manfaat baik untuk pertanian.

Selain itu, Kata Umbu Nai Ndawa, kehadiran PT.MSM membuka kebun tebu tersebut juga memberi dampak tentang pengetahuan dan juga di bidang teknologi pertania n modern. (*)

Penulis: Robert Ropo Editor: Rosalina Woso Sumber: Pos Kupang Ikuti kami di Ikuti Firasat Cek Jok Motor, Ibu 3 Anak Bongkar Perselingkuhan Suami yang Diulang Lagi dengan Janda Sumber: Google News | Liputan 24 Waingapu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »