Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Komisi V DPRD NTT Tanya Kasus di SMKN 1 SoE, Ini Jawaban Dinas Pendidikan

Posted by On 12:10 PM

Komisi V DPRD NTT Tanya Kasus di SMKN 1 SoE, Ini Jawaban Dinas Pendidikan

Komisi V DPRD NTT Tanya Kasus di SMKN 1 SoE, Ini Jawaban Dinas Pendidikan

Komisi V DPRD NTT mempertanyakan kasus di SMKN 1 SoE kepada Dinas Pendidikan NTT.

Komisi V DPRD NTT Tanya Kasus di SMKN 1 SoE, Ini Jawaban Dinas PendidikanPOS KUPANG/ALFJimmy Sianto

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komisi V DPRD NTT mempertanyakan kasus di SMKN 1 SoE kepada Dinas Pendidikan NTT. Jawaban dari Dinas Pendidikan NTT menyatakan tidak ada pengusiran terhadap siswa SMKN 1 SoE.

Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto, S.E, M.M mengatakan hal ini ketika dihubungi Pos-Kupang.Com, Senin (26/3/2018).

Baca: Ini yang Bakal Direkomendasikan o leh Panwaslu Mabar Kepada KPU

Menurut Jimmi, setelah mendapat informasi terkait adanya pengusiran siswa di SMKN 1 SoE, dirinya langsung menghubungi Dinas Pendidikan NTT untuk meminta pertanggungjawaban.

"Saya dapat info itu, saya langsung hubungi Kepala Bidang SMK di Dinas Pendidikan NTT. Saya bilang segera cek dan lapor kembali kepada kami. Kalau bisa minta laporan tertulis dari pihak sekolah," kata Jimmi.

Baca: Dua Perawat Bongkar, tak Ada Luka dan Benjolan di Tubuh Setya Novanto

Dijelaskannya, setelah meminta laporan itu, maka menjelang beberapa saat pihak Dinas Pendidikan NTT menghubunginya dan menyampaikan bahwa sudah ada klarifikasi dari Kepala SMKN 1 SoE, Peka Antonius, STP,M.P.

"Saya dihubungi lagi dari Kabid SMK, Pius Rasi dan menyampaikan bahwa sudah ada surat dari SMKN 1 SoE. Dalam surat itu tidak ada pengusiran terhadap siswa di sekolah itu," katanya.

Dikatakan, sesuai hasil klarifika si pihak sekolah secara tertulis, bahwa ada 197 siswa kelas XII yang mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

"Dari jumlah itu ada tujuh orang yang tidak ikut, bukan karena usir, tapi dari tujuh orang itu, ada satu yang sakit dan enam orang tanpa berita," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, dari klarifikasi Dinas Pendidikan NTT sesuai surat dari SMKN 1 SoE, bahwa pihak sekolah sudah berupaya mengirim surat kepada ketujuh siswa itu, bahkan pihak sekolah menjemput ke rumah.

"Sudah ada satu siswa yang sedang ikut USBN susulan. Jadi pihak sekolah siap terima tujuh siswa itu untuk USBN susulan," ujarnya.

Sedangkan soal uang Rp 500.000, Jimmi mengatakan, uang itu sesuai laporan dinas dari hasil klarifikasi pihak sekolah bahwa uang itu adalah uang dari komite atau diminta oleh komite sekolah berdasarkan keputusan rapat komite dan bukan pungutan dari sekolah. (*)

Penulis: oby_lewanmeru Editor: Kanis_Jehola Sumber: Pos Kupang Ikuti kami di Sempat Berseteru dengan Krisdayati 8 Tahun Lalu, Begini Potret Mantan Istri Raul Lemos Sekarang Sumber: Google News | Liputan 24 Soe

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »